Protokol TCP/IP

Assalamualaikum,wr.wb

Lama sudah saya tak menulis artikel di blog,,maklum orang sibuk, hhhihihihih😀. Mumpung ada waktu dan juga ada tugas sih, di sempat-sempatkan :p.Nah, sebelum saya mulai bicara panjang lebar mengenai tcp/ip,, saya akan bicara tentang internet yang nanti ujung-ujungnya akan bertemu protokol TCP/IP.🙂 So, siapa yang tidak tahu apa itu internet. Di tahun-tahun terakhir ini, perkembangan internet sungguh pesat, karena internet sudah merasuki segala aspek kehidupan manusia. Yah bisa dibilang kita sebagai manusia tergantung dengan yang namanay internet. Internet sendiri adalah sebuah sistem yang memberikan informasi yang terorganisir dan

terkelola dengan baik. Jadi internet itu sendiri adalah sebuah sistem yang terstruktur dan

terorganisir. Untuk memahami bagaimana hubungan internet dengan TCP/IP, mula-mula kita harus mengenal konsep dari protokol itu sendiri. Lanjut…

PROTOKOL

Dalam suatu jaringan komputer, terjadi sebuah proses komunikasi antar entiti atau perangkat yang berlainan sistemnya. Entiti atau perangkat ini adalah segala sesuatu yang mampu menerima dan  mengirim. Untuk berkomunikasi mengirim dan menerima antara dua entiti dibutuhkan pengertian di antara kedua belah pihak. Pengertian ini lah yang dikatakan sebagai protokol. Jadi protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasi data. Protokol mendefinisikan apa yang dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Elemen-elemen penting daripada protokol adalah : syntax, semantics dan timing. Banyak sekali jenis-jenis protokol,, tapi yang cukup dikenal sekarang adalah TCP/IP.

TCP/IP PROTOCOL SUITE

TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI ada. Namun demikian lapisan-lapisan pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol TCP/IP hanyadibuat atas lima lapisan saja: physical, data link, network, transport dan application. Cuma hanya lapisan aplikasi pada TCP/IP mencakupi tiga lapisan OSI teratas, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 2.11. Khusus layer keempat, Protokol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protokol yakni Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol Protocol (UDP). Sementara itu pada lapisan ketiga, TCP/IP mendefiniskan sebagai Internetworking Protocol (IP), namun ada beberapa protokol lain yang mendukung pergerakan data pada lapisan ini.

Physical dan Data Link Layer

Pada lapisan ini TCP/IP tidak mendefinisikan protokol yang spesifik. Artinya TCP/IPmendukung semua standar dan proprietary protokol lain.

Network Layer

Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh protokol lain yaitu RARP, ICMP, ARP dan IGMP.

Internetworking Protocol (IP)

Adalah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP. IP disebut juga  unreliable dan connectionless datagram protocol-a besteffort delivery service. IP mentransportasikan data dalam paket-paket yang disebut datagram.

Address Resolution Protocol (ARP)

ARP digunakan untuk menyesuaikan alamat IP dengan alamatfisik (Physical address).

Reverse Address Resolution Protocol (RARP)

RARP membolehkan host menemukan alamat IP nya jika dia sudah tahu alamat fiskinya. Ini berlaku pada saat host baru terkoneksi ke jaringan.

Internet Control Message Protocol (ICMP)

ICMP adalah suatu mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host dan gateway untuk

mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah kepada host pengirim.

Internet Group Message Protocol (IGMP)

IGMP digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepasa

kelompok/group penerima.

Transport Layer

User Datagram Protocol (UDP)

UDP adalah protokol process-to-process yang menambahakan hanya alamat port, check-sum error control, dan panjang informasi data dari lapisan di atasnya.

Transmission Control Protocol (TCP)

TCP menyediakan layanan penuh lapisan transpor untuk aplikasi. TCP juga dikatakan protokol transpor untuk  stream yang reliabel. Dalam konteks ini artinya TCP bermakna connection-oriented, dengan kata lain: koneksi end-to-end harus dibangun dulu di kedua ujung terminal sebelum kedua ujung terminal mengirimkan data.

Application Layer

Application Layer  dalam TCP/IP adalah kombinasi lapisan-lapisan  session,  presentation dan

application pada OSI.

ADDRESSING (PENGALAMATAN)

Dalam TCP/IP dikenal 3 alamat yakni:  physical address,  IP address dan port address. Physicaaddress kerap disebut sebagai link address. Ukuran address/alamat fisik ini tergantung jenihardwarenya. Alamat fisik dapat berupa unicast, multicast atau broadcast.

Internet address perlu untuk layanan komunikasi yang aspeknya universal. Saat ini besarnya Internet address adalah 32 bit. Port address sangat diperlukan untuk komunikasi yang berorientasi terhadap proses aplikasi.

VERSI-VERSI TCP/IP

TCP/IP menjadi protokol secara resmi untuk aplikasi internet adalah tahun 1983. Sejak itu hingga sekarang telah digunakan secara luas hingga versi 4 atau disebut IPv4 seperti yang kita gunakan saat ini. Pernah versi 5 diajukan sebagai proyek namun akhirnya gagal karena berbagai sebab. Namun pada saat ini pula sudah mulai disosialisasikan IP vesrsi next generation, banyak kalangan menyebutnya IPv6. Di mana pada IPv4 alamat IP menggunakan 32 bit (4 byte) tapi IPv6 menggunakan 128 bit (16 byte). Pada IPv6 konon sudah dilengkapi dengan dukungan authentication, data  integrity dan confidentiality. Dalam materi kursus Protokol TCP/IP kita akan hanya membahas IPv4 saja.

IP Address

IP address memiliki 32 bit angka yang merupakan  logical address.  IP address bersifat unique, artinya tidak ada device, station, host atau router yang memiliki  IP address yang sama. Tapi setiap host, komputer atau router dapat memiliki lebih dari  IP a ddress. Setiap alamat IP memiliki makna netID dan hostID. Netid adalah pada bit-bit terkiri dan hostid adalah bit-bit selain netid (terkanan).

Notasi Desimal

Untuk membuat pembacaan lebih mudah alamat internet yang merupakan logical address ini maka dibuatlah dalam bentuk desimal di mana setiap 8 bit diwakili satu bilangan desimal. Masing-masing angka desimal ini dipisahkan oleh tanda titik .

Untuk mempermudah pembacaan, 32  bit alamat internet direpresenatsikan dengan notasi

desimal.

kelas

Dalam IP address adal 5 peng-kelas-an yakni kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Semua itu didisain untuk kebutuhan jenis-jenis organisasi.

Kelas A

Dalam kelas A ini oktet (8 bit) pertama adalah netid. Di mana bit yang tertinggal pada netid kelas A ini adalah nol (0) semua. Secara teori, kelas A ini memiliki 27 jaringan atau 128 jaringan yang tersedia. Secara aktual hanya ada 126 jaringan yang tersedia karena ada 2 alamat yang disisakan untuk tujuan tertentu. Dalam kelas A, 24 bit digunakan sebagai hostid. Jadi secara teori pula setiap netid memiliki 2 24 host atau 16.777.216 host/router. Kelas A cocok untuk mendisain organisasi komputer yang jumlahnya sangat besar dalam jaringannya.

Kelas B

Dalam kelas B, 2 oktet digunakan sebagai netid dan 2 oktet sisanya untuk hostid. Secara teori pula, kelas B memiliki 214 netid atau 16.384 jaringan. Sedangkan banyaknya host setiap jaringan adalah 216 host atau 65.536 host/router. Dikarenakan ada 2 alamat yang akan digunakan untuk tujuan khusus, maka hostid yang tersedia efektif adalah sebanyak 65.534. Kelas B ini cocok untuk mendisain organisasi komputer dalam jumlah menengah.

Kelas C

Dalam kelas C, 3 oktet sudah dimiliki untuk netid dan hanya 1 oktet untuk hostid. Sehingga secara teori banyaknya jaringan yang bisa dibentuk oleh kelas C ini adalah 221 atau terdapat 2.097.152 jaringan. Sedangkan banyaknya host/router di setiap jaringan adalah 28 host/router atau setara dengan 256 host. Juga dikarenakan penggunaan 2 hostid untuk tujuan khusus maka hostid yang tersedia efektif adalah sebanyak 254 host atau router.

Kelas D

Khusu kelas D ini digunakan untuk tujuan  multicasting. Dalam kelas ini tidak lagi dibahas mengenai netid dan hostid.

Kelas E

Kelas E disisakan untuk pengunaan khusus, biasanya untuk kepentingan riset. Juga tidak ada dikenal netid dan hostid di sini.

alamat khusus


~ oleh amecassie pada Desember 12, 2009.

4 Tanggapan to “Protokol TCP/IP”

  1. ayo,,anget-anget rek !!
    😀

  2. jek cilikg oleh dulinan ngono.an kestrum nkuk
    haha

  3. jek cilik g oleh dulinan ngono.an kestrum nkuk
    haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: